GIAT PENGAWASAN PEMBELAJARAN TATAP MUKA DI SEKOLAH

Pemerintah mulai membolehkan pelaksanaan sekolah tatap muka di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).  Beberapa sekolah di berbagai daerah di demak sudah mulai menggelar pembelajaran tatap muka terbatas. “Per tanggal 6 September 2021  dengan protokol kesehatan yang mengalami pemberlakuan PPKM level 2, Dinas Perhubungan Kab. Demak dengan instansi gabungan Polres Demak, Satpol PP dan lainnya melakukan giat pengawasan penyelenggarakan pembelajaran tatap muka secara terbatas dengan protokol kesehatan yang ketat di SMA 1 Demak, Senin (8/9/2021). Continue reading “GIAT PENGAWASAN PEMBELAJARAN TATAP MUKA DI SEKOLAH”

GIAT PATROLI DI WILAYAH DEMAK KOTA

Dalam rangka pemberlakuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa Bali, Dinas Perhubungan Kab. Demak melakukan penyekatan untuk membatasi aktivitas warga di Simpang Tembiring pada Senin (6/9/2021) malam.

PPKM Darurat level yang di demak  diperpanjang pada  hingga 13 september 2021.

Kasi Wasdalops Sunoto, SE,M.Si mengatakan operasi penyekatan ini dilakukan untuk mengingatkan warga Demak agar membatasi aktivitas di luar rumah.

Continue reading “GIAT PATROLI DI WILAYAH DEMAK KOTA”

GIAT PENYEKATAN KENDARAAN DI BOGORAME

Setelah ada kepastian tentang perpanjangan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga 13 September 2021, Dinas Perhubungan Kabupaten Demak, Kepolisian Resort Demak, instansi terkait, melaksanalan penyekatan di seputar Bogorame, Minggu (5/9/2021). Tujuannya, untuk membatasi mobilitas warga, agar bisa menekan penyebaran laju penularan Covid-19.

Selain melakukan penyekatan, Dishub Demak juga memberikan sosilasasi perpanjangan PPKM level 2 di Wilayah Demak.

Petugas Dinas Perhubungan Demak mengklaim tingkat mobilitas kendaraan di wilayah Demak menurun sebanyak 40 persen sejak PPKM Darurat diberlakukan.

Hal itu sejak pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat untuk menekan penularan Covid-19. ”

Sesuai anjuran pemerintah agar setiap orang wajib menggunakan masker dalam kondisi yang dihadapi saat ini. Menurutnya, masker yang dibagikan ini sifatnya untuk mengedukasi warga agar memperhatikan protokol kesehatan sesuai anjuran WHO dan pemerintah. “Hari ini kita fokuskan pada para pedagang di pasar tradisional yang banyak berinteraksi dengan pembeli,” ungkapnya. Pembagian masker ini dilakukan secara bertahap di seluruh pasar tradisional yang ada di Kota Demak. Ia berharap melalui sosialisasi ini masyarakat secara sadar dan mandiri untuk menggunakan masker, bisa saja menggunakan masker berbahan kain. “Ini untuk mencegah penularan Covid-19,”

Ia menuturkan, siapapun bisa tertular virus itu tanpa disadari. Untuk itu, dirinya mengingatkan agar tetap menjaga jarak atau physical distancing, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, mencuci tangan pakai sabun, mengenakan masker serta makan makanan yang bergizi dan berolahraga. “Insya Allah kalau kita semua tertib dan mengikuti protokol kesehatan, semua ini bisa selesai,” harapnya